I’m an indie blogger, tech geek and ordiary novice user. I might teach you something, I might tell you a cool story, or I might just make you laugh. Follow my Twitter and Instagram @rosgani
Showing posts with label email. Show all posts
Showing posts with label email. Show all posts
Tuesday, August 12, 2014
Yahoo Mail tawarkan fitur enkripsi tahun depan
Sebuah isu keamanan telah menjadi berita yang paling kontroversi belakangan ini menyusul adanya tindakan mata-mata yang dilakukan oleh pihak NSA, sehingga hal itu mengharuskan pada penyedia layanan e-mail untuk menghadirkan fitur enkripsi pada layanan mereka.
Tuesday, January 08, 2013
Mencoba aplikasi Alpine, e-mail klien berbasis text di Linux
Iseng-iseng saya mencoba untuk menggunakan aplikas-aplikasi berbasis teks di Linux (text user interface) setelah sekian lama saya menggunakan aplikasi berbasis gambar (GUI=graphical user interface). Setelah mencoba beberapa aplikasi ternyata cukup mengasyikan juga.
Monday, June 29, 2009
Push EMail Alternatif Untuk Nokia N97
Nokia N97 merupakan ponsel Nokia dengan form factor dan fitur yang baru, dijejali sistem operasi Symbian 60 versi 5 dan antarmuka yang kaya akan informasi dalam satu tampilan layar, menjadikan ponsel ini merupakan peralatan konverjensi yang handal bagi para profesional.
Saturday, January 31, 2009
Fitur Offline pada GMail

GMail memang tidak pernah mati ide untuk terus berinovasi, baru-baru ini para ahli program di Gmail telah menambahkan fitur baru di jajaran aplikasi GMail Labs, yakni fungsi Offline Mode sehingga para pengguna Gmail bisa mengakses, membaca dan menulis surat walau kita sedang tidak terkoneksi ke Internet.
Sejak awal-awal kemunculan web-based mail (e-mail berbasis web, bisa diakses hanya dengan menggunakan browser) banyak orang membandingkannya dengan POP3 e-mail yang bisa diakses dengan aplikasi e-mail client (program khusus pembaca e-mail), banyak orang yang membandingkan diantara kedua jenis email ini, salah satu kekurangan web-based mail adalah adanya keharusan kita untuk selalu tetap terhubung dengan Internet sehingga proses menulis dan membaca e-mail hanya bisa dilakukan jika komputer kita terhubung dengan Internet dan ini artinya ada pemborosan pulsa jika kita melakukan akses dengan model time-based dimana biaya akan dihitung berdasarkan durasi kita mengakses Internet. Berbeda halnya dengan POP3 e-mail, dimana kegiatan membaca dan menulis e-mail dapat dilakukan secara offline (tanpa terhubung ke Internet).
Deng
Karena saya menggunakan akses GPRS, proses instalasi GMail offline terasa agak lambat, terlebih karena Gmail mengharuskan kita memasang aplikasi Google Gear, sebuah aplikasi kecil yang nantinya akan menghubungkan data email di inbox Gmail dengan komputer kita. lalu Gmail akan memberikan pilihan apakah kita akan menyimpan shortcut di Desktop, Taskbar atau Launchbar, saya sendiri memilih opsi agar icon tersebut disimpan di taskbar, dan sesaat di taskbar saya muncul ikon logo Gmail amplop berwarna merah (mirip ikon Gmail amplop merah pada BlackBerry).
Hingga Saat ini fitur Gmail Offline masih dalam pengembangan, namun dipastikan di waktu yang tidak lama lagi fitur ini akan banyak diminati seiring dengan perbaikan dan penyempurnaan dari pihak Gmail Labs, kita tunggu saja...
Friday, November 21, 2008
GMail Themes
Belakangan ini saya baru menyadari bahwa GMail telah menambahkan fitur Theme atau tema pada tampilannya. Sebetulnya ini bukan hal yang aneh, namun dengan adanya Theme ini tampilan GMail jadi tidak membosankan dan lebih stylish.
Saya sendiri lebih memilih model yang sederhana dan minimalis untuk tampilan GMail saya, untuk itu saya memilih Theme Terminal, dimana tema ini memiliki tulisan berwarna hijau dan latar belakang warna hitam, sehingga tampilannya lebih mirip konsol terminal pada Linux atau model komputer jaman dulu dimana warna tulisan pada layar adalah warna hijau.
Tampilan model seperti ini jadi lebih senada dengan tampilan aplikasi JDarkRoom yang sebelumnya pernah saya install di laptop. Walau sebenarnya aplikasi JDarkRoom ini bisa pula diatur warna tulisan dan latar belakangnya namun justru saya lebih menyukai tampilan jadul seperti ini, tulisan hijau dengan warna latar hitam pekat.
Di tengah hingar-bingarnya model GUI (graphics user interface) yang serba cantik dan stylish, saya justru lebih memilih model jadul dengan tampilan sederhana yang lebih minimalis. Selain tampilan jadi terkesan lebih ringan namun ternyata untuk sebagian teman-teman saya tampilan ini justru terlihat lebih techie dan expert... benarkah?, bagaimana menurut Anda?.
Saya sendiri lebih memilih model yang sederhana dan minimalis untuk tampilan GMail saya, untuk itu saya memilih Theme Terminal, dimana tema ini memiliki tulisan berwarna hijau dan latar belakang warna hitam, sehingga tampilannya lebih mirip konsol terminal pada Linux atau model komputer jaman dulu dimana warna tulisan pada layar adalah warna hijau.
Tampilan model seperti ini jadi lebih senada dengan tampilan aplikasi JDarkRoom yang sebelumnya pernah saya install di laptop. Walau sebenarnya aplikasi JDarkRoom ini bisa pula diatur warna tulisan dan latar belakangnya namun justru saya lebih menyukai tampilan jadul seperti ini, tulisan hijau dengan warna latar hitam pekat.
Di tengah hingar-bingarnya model GUI (graphics user interface) yang serba cantik dan stylish, saya justru lebih memilih model jadul dengan tampilan sederhana yang lebih minimalis. Selain tampilan jadi terkesan lebih ringan namun ternyata untuk sebagian teman-teman saya tampilan ini justru terlihat lebih techie dan expert... benarkah?, bagaimana menurut Anda?.
Subscribe to:
Posts (Atom)


